Jumat, 05 Desember 2014

Maaf.

Darimana aku bisa memulai?
'Hi?'

Entah mengapa malam ini aku merindukanmu.

Merindukan seseorang yang dulu pernah menyayangiku.

Merindukan seseorang yang telah aku sia siakan.

Beribu kata maaf teruntukmu.

Entah bagaimana aku harus menjelaskan padamu,aku sangat menyesal.

Andai kau tau,
Sampai saat ini belum ku temukan sosok setulus dirimu.

Malam ini,
Lewat langit kamarku,
Aku menitipkan ribuan terimakasih dan maaf setulus hatiku padamu.
Walau ini takkan bisa menggantikan kekecewaanmu atas diriku.

Aku bersyukur pada Robb-ku telah mempertemukanmu padaku
Aku tak pernah menyesali kisah kita
Yang aku sesali,perbuatanku yang telah menhecewakanmu
Sangat mengecewakanmu.

Mulai hari ini
Aku takkan mengelak kesalahanku lagi
Mulai sekarang aku mengakui semua ini karena perbuatanku.

Maaf telah memaksamu untuk menjadi pelangi abadi dihidupku
karena kini aku tahu,pelangi tak ada yang abadi.
Maaf telah memaksamu untuk mengutamakanku
kerena kini aku tahu,balasanku untuk paksaan itu adalah mengacuhkanmu,bahkan berpaling.

Terimakasih tak terhingga untukmu yang telah berusaha sekeras mungkin memecah karang dengan tangan hampa.

Bagai tetesan hujan yang selalu hadir dalam kisah kita,kau adalah penyejukku yang kini telah hilang.

Kau hadir dalam rinangan air hujan.
Begitujuga sekarang,
Kau akan selalu kukenang disetiap tetesan air hujan:)
Aku mengingatmu dengan hujan.
Begitujuga mulai hari ini aku pelan-pelan melupakanmu lewat hujan.
Kutitipkan sedikit demi sedikit kenangan,maaf,terimakasihku juga kekecewaanmu disetian butir hujan:)

Bolehkan aku melupakanmu dengan cara itu?
Perlahan saja yaaa?

Semoga kau bahagia melebihi kebahagiaanku:)

Beribu maaf dan terimakasihku♥
Jauzaa' IF
-GA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar