Minggu, 28 Desember 2014

Life goes on

Sekarang aku mengerti arti bahagia dan kebebasan
Ternyata dulu aku salah
Bahagia adalah melepaskan bukan menyesali
Kebebasan adalah menerima apa yang sudah ada bukan melakukan apapun tanpa aturan dan sesuka hati.

Aku berhenti menyesali apa yang ada
Akan kubuarkan semuanya berjalan
Semuanya
Akan kumulai dari awal aku berjanji.
Easy going,life goes on babe��

Kamis, 25 Desember 2014

(:

Pernahkah kau berfikir?
Begitu sempurnanya dirimu diantara yang lain?
Apakah kau tak merasakanya sedikitpun? Sedikit kejanggalan pada dirimu? Diriku? Kita?
Tak ada lagi yang tersisa?
Apa secepat itu?
Ini cukup
Cukup membuatku hancur.

Happy mothers day

Bunda,tak cukup kata yg dapat kurangkai untukmu.
Bukanya takmau, hari ini begitu banyak anak yg telah menyusun bait kata indah untuk ibunya.
Semuanya melakukan hal spesial untuk ibunya masing2 pada hari ini.
Aku tak ingin hal ini terjadi begitu saja,aku tak ingin memberikan hal spesial untukmu dihariini saja.
Setiap hari aku berusaha untuk selalu terlihat spesial dimatamu, aku berusaha untuk tak memperlihatkan kekuranganku padamu, aku berusaha memendam rapuhku, aku berusaha terlihat sempurna di matamu. Bukan hanya hari ini bunda, tapi setiap hari, kemarin, kini, esok, dan seterusnya.
Tapi kau selalu mengerti aku, usahaku tak mampu menutupi kerapuhanku dan terlihat sempurna dimatamu.
Kerena kesempurnaanku terletak ketika aku rapuh lalu kau membangkitkanku dan memelukku erat, mengusap rambutku, dan mencium keningku. Menenangkanku dikala hatiku gusar dan piluh, aku merasa sangat sempurna bunda:)
Dan titik rapuhku ketika aku merasa sudah sempurna tanpamu sehingga bunda tak menyempurnakanku seutuhnya.
Bunda,semoga Alloh melimpahkan rahmat ampunan dan berkah disetiap langkah,ucapan, hambusan nafas dan perilakumu bunda.
Aku menyayangimu♥

Jumat, 05 Desember 2014

Maaf.

Darimana aku bisa memulai?
'Hi?'

Entah mengapa malam ini aku merindukanmu.

Merindukan seseorang yang dulu pernah menyayangiku.

Merindukan seseorang yang telah aku sia siakan.

Beribu kata maaf teruntukmu.

Entah bagaimana aku harus menjelaskan padamu,aku sangat menyesal.

Andai kau tau,
Sampai saat ini belum ku temukan sosok setulus dirimu.

Malam ini,
Lewat langit kamarku,
Aku menitipkan ribuan terimakasih dan maaf setulus hatiku padamu.
Walau ini takkan bisa menggantikan kekecewaanmu atas diriku.

Aku bersyukur pada Robb-ku telah mempertemukanmu padaku
Aku tak pernah menyesali kisah kita
Yang aku sesali,perbuatanku yang telah menhecewakanmu
Sangat mengecewakanmu.

Mulai hari ini
Aku takkan mengelak kesalahanku lagi
Mulai sekarang aku mengakui semua ini karena perbuatanku.

Maaf telah memaksamu untuk menjadi pelangi abadi dihidupku
karena kini aku tahu,pelangi tak ada yang abadi.
Maaf telah memaksamu untuk mengutamakanku
kerena kini aku tahu,balasanku untuk paksaan itu adalah mengacuhkanmu,bahkan berpaling.

Terimakasih tak terhingga untukmu yang telah berusaha sekeras mungkin memecah karang dengan tangan hampa.

Bagai tetesan hujan yang selalu hadir dalam kisah kita,kau adalah penyejukku yang kini telah hilang.

Kau hadir dalam rinangan air hujan.
Begitujuga sekarang,
Kau akan selalu kukenang disetiap tetesan air hujan:)
Aku mengingatmu dengan hujan.
Begitujuga mulai hari ini aku pelan-pelan melupakanmu lewat hujan.
Kutitipkan sedikit demi sedikit kenangan,maaf,terimakasihku juga kekecewaanmu disetian butir hujan:)

Bolehkan aku melupakanmu dengan cara itu?
Perlahan saja yaaa?

Semoga kau bahagia melebihi kebahagiaanku:)

Beribu maaf dan terimakasihku♥
Jauzaa' IF
-GA

Hati ini miliknya.

Sejak hari itu hati ini miliknya.

Sejak hari itu mata ini hanya tertuju padanya.

Jantung ini pun berdetak kencang karenanya.

Tanpa sepengetahuan dia.

Sejak hari itu aku merasa takut.
Takut akan keraguan.

Hati ini memang miliknya
Tapi aku ragu hatinya bukan milikku

Mata ini memang hanya tertuju padanya
Tapi aku takut matanya tak sedikitpun tertuju padaku

Detak jantung ini memang hanya untuknya
Tapi aku ragu detak jantungnya sedikitpun tak teruntuk aku.

Lalu harus bagaimana?
Secepat ini kah pulihnya luka hatiku?
Hanya dengan melihatnya?
Mantra apa yang dia pakai?
Tumbal apa yang dia bayar?

Semengerikan itukah cinta?!
Bodoh,dia bukan dukun!
Mana ada dukun selucu dia?

Tunggu tadi aku bilang,cinta?

-sa❤